PROTOKOL TCP/IP

Internet Protocol dikembangkan pertama kali oleh Defense Advanced Research Projects Agency ( DARPA) pada tahun 1970 sebagai awal dari usaha untuk mengembangkan protokol  yang dapat melakukan interkoneksi berbagai jaringan komputer yang terpisah, yang masing-masing jaringan tersebut menggunakan teknologi yang berbeda. Protokol utama yang dihasilkan proyek ini adalah Internet Protocol (IP). Riset yang sama dikembangkan pula yaitu beberapa protokol level tinggi yang didesain dapat bekerja  dengan IP. Yang paling penting dari proyek tersebut adalah Transmission Control Protocol (TCP), dan semua grup protocol diganti dengan TCP/IP suite. Pertamakali TCP/IP diterapkan di ARPANET, dan mulai berkembang  setelah Universitas California di Berkeley mulai menggunakan TCP/IP  dengan sistem operasi  UNIX.  Selain Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) ini yang mengembangkan Internet Protocol, yang juga mengembangkan TCP/IP adalah Department of defense (DOD).

Istilah-istilah didalam Internet Protocol

Ada beberapa istilah yang sering ditemukan didalam pembicaraan mengenai TCP/IP, yaitu diantaranya :

Host atau end-system, Seorang pelanggan pada layanan jaringan komunikasi. Host biasanya berupa individual workstation atau personal computers (PC) dimana tugas dari Host ini biasanya adalah menjalankan applikasi dan program software server yang berfungsi sebagai user dan pelaksana pelayanan jaringan komunikasi.

Internet, yaitu merupakan suatu kumpulan dari jaringan (network of networks) yang menyeluruh dan menggunakan protokol TCP/IP  untuk berhubungan seperti virtual networks.

Node, adalah istilah yang diterapkan untuk router dan host.protocol, yaitu merupakan sebuah prosedur standar atau aturan untuk pendefinisian dan pengaturan transmisi data antara komputer-komputer.

Router, adalah suatu devais yang digunakan sebagai penghubung antara dua network atau lebih.  Router berbeda dengan host karena router bisanya bukan berupa tujuan atau data traffic. Routing dari datagram IP biasanya telah dilakukan dengan software. Jadi fungsi routing dapat dilakukan oleh host yang mempunyai dua networks connection atau lebih.

Overview TCP/IP

Sebagaimana yang telah dikemukakan di atas, TCP/IP juga dikembangkan oleh Department of Defense (DOD). DOD telah melakukan proyek penelitian untuk menghubungkan beberapa jaringan yang  didesain oleh berbagai vendor untuk menjadi sebuah networks of networks (Internet). Pada awalnya hal ini berhasil karena hanya menyediakan pelayanan dasar seperti file transfer, electronic mail, remote logon.       Beberapa komputer dalam sebuah departemen dapat menggunakan TCP/IP (bersamaan dengan protokol lain) dalam suatu  LAN tunggal. Komponen IP menyediakan routing dari departmen ke network enterprise, kemudian ke jaringan regional  dan akhirnya ke global internet. Hal ini dapat menjadikan jaringan komunikasi dapat  rusak, sehingga untuk mengatasinya maka kemudian DOD mendesain TCP/IP yang dapat memperbaiki dengan otomatis apabila ada node atau saluran telepon yang gagal.  Hasil rancangan ini memungkinkan untuk membangun jaringan yang sangat besar  dengan pengaturan pusat yang sedikit. Karena adanya perbaikan otomatis maka masalah dalam jaringan  tidak  diperiksa dan tak diperbaiki untuk waktu yang lama.

Seperti halnya protokol  komunikasi yang lain, maka  TCP/IP pun mempunyai beberapa layer, layer-layer itu adalah :

Þ             IP (internet protocol) yang berperan dalam pentransmisian paket data dari node ke node. IP mendahului setiap paket  data berdasarkan  4 byte (untuk versi IPv4) alamat tujuan (nomor IP). Internet authorities menciptakan range angka untuk organisasi yang berbeda. Organisasi menciptakan grup dengan nomornya  untuk departemen. IP bekerja pada  mesin gateaway yang memindahkan data dari departemen ke organisasi kemudian ke region dan kemudian ke seluruh dunia.

Þ             TCP (transmission transfer protocol) berperan didalam memperbaiki pengiriman data yang benar dari suatu klien ke server. Data dapat hilang di tengah-tengah jaringan. TCP dapat mendeteksi error atau data yang hilang dan kemudian  melakukan transmisi ulang sampai data diterima dengan benar dan lengkap.

Þ             Sockets yaitu merupakan nama yang diberikan kepada subrutin paket yang menyediakan akses ke TCP/IP pada kebanyakan sistem.

Bebrapa hal penting didalam TCP/IP

1. Jaringan Peminta Terendah  (Network of Lowest Bidders)

IP dikembangkan untuk membuat sebuah network of networks (Internet). Individual machine dihubungkan ke LAN (ethernet atau Token ring). TCP/IP membagi LAN dengan user yang lain (Novell file server, windows dll). Satu devais menyediakan TCP/IP menghubungkan antara LAN dengan dunia luar.

Untuk meyakinkan bahwa semua tipe sistem dari berbagai vendor dapat berkomunikasi, maka penggunaan TCP/IP distandarkan pada  LAN. Dengan bertambahnya kecepatan mikroprossesor, fiber optics, dan saluran telepon digital maka telah menciptakan beberapa pilihan teknologi baru diantaranya yaitu ISDN, frame relay, FDDI, Asynchronous Transfer Mode (ATM).

Rancangan asli dari TCP/IP adalah sebagai sebuah  network of  networks yang cocok dengan penggunaan teknologi sekarang ini.  Data TCP/IP dapat dikirimkan melalui sebuah LAN, atau dapat dibawa dengan  sebuah jaringan internal corporate SNA, atau data dapat terhubung  pada TV kabel . Lebih jauh lagi, mesin-mesin yang  berhubungan pada salah satu jaringan tersebut   dapat berkomunikasi dengan jaringan yang lain melalui gateways yang disediakan vendor jaringan .

2. Masalah Pengalamatan

Dalam sebuah jaringan SNA , setiap mesin mempunyai Logical Units dengan alamat jaringan  masing-masing. DECNET, Appletalk, dan Novell IPX  mempunyai rancangan untuk membuat nomor untuk setiap jaringan lokal dan untuk setiap workstation yang terhubung ke jaringan.

Pada bagian utama  pengalamatan lokal network, TCP/IP membuat nomor unik untuk setiap workstation di seluruh dunia. Nomor IP adalah nilai 4 byte (IPv4) dengan konvensi merubah setiap byte ke dalam nomor  desimal (0 sampai 255 untuk IP yang digunakan sekarang) dan memisahkan setiap bytes  dengan periode. Sebagai contoh misalnya 130.132.59.234.

Sebuah organisasi dimulai dengan mengirimkan electronic mail ke Hostmaster@INTERNIC.NET meminta untuk pembuatan nomor jaringan. Hal ini dimungkinkan bagi hampir setiap orang untuk  memperoleh nomor untuk jaringan “small class C” dengan 3 bytes pertama meyatakan jaringan dan byte terakhir menyatakan individual komputer. Organisasi yang lebih besar dapat memperoleh jaringan “Class B” dengan 2 bytes pertama menyatakan jaringan dan 2 bytes terakhir menyatakan menyatakan masing-masing workstation sampai mencapai 64.000 individual workstation. Contoh  Jaringan Class B Yale adalah 130.132, jadi semua komputer dengan IP address 130.132.*.* adalah dihubungkan melalui Yale.

Kemudian organisasi berhubungan dengan intenet melalui satu dari beberapa jaringan regional  atau  jaringan khusus.  vendor jaringan diberi nomor pelanggan networks dan ditambahkan ke dalam  konfigurasi routing dalam masing-masing mesin.

Tidak ada rumus matematika yang mengubah nomor 192.35.91 atau 130.132 menjadi “Yale University” atau “New Haven”. Mesin-mesin yang mengatur jaringan regional yang besar  atau  routers Internet pusat dapat menentukan lokasi jaringan-jaringan tersebut dengan mencari setiap nomor jaringan tersebut dalam tabel. Diperkirakan ada ribuan jaringan class B dan jutaan jaringan class C. Pelanggan yang terhubung dengan Internet, bahkan perusahaan besar seperti IBM tidak perlu untuk memelihara informasi pada jaringan-jatingan yang lain. Mereka mengirim semua eksternal data ke regional carrier yang mereka langgan, dan regional carrier mengamati dan memelihara tabel dan melakukan  routing yang tepat.

3. Subnets

Meskipun pelanggan individual tidak membutuhkan nomor tabel jaringan atau menyediakan eksplisit routing, tapi untuk kebanyakan jaringan class B dapat diatur secara internal sehingga lebih kecil dan versi organisasi jaringan yang lebih sederhana. Biasanya membagi dua byte  internal assignment menjadi satu byte nomor departmen dan satu byte Workstation ID.

Enterprise network dibangun dengan menggunakan TCP/IP router box secara komersial. setiap router mempunyai tabel dengan 255 masukan  untuk  mengubah satu byte nomor departmen menjadi pilihan tujuan ethernet  yang terhubung ke salah satu router. Misalnya, pesan ke 130.132.59.234 melalui jaringan regional National dan New  England  berdasarkan bagian nomor 130.132. Tiba di Yale, 59 department ID memilih ethernet connector .  234 memilih workstation tertentu  pada LAN. Jaringan Yale harus diupdate sebagai ethernet baru dan departemen ditambahkan, tapi tidak dipengaruhi oleh perubahan dari luar atau perpindahan mesin dalam departemen.

4. Jalur-jalur tak tentu

Setiap kali sebuah pesan tiba pada sebuah IP router,  maka router akan  membuat keputusan  ke mana berikutnya pesan tersebut akan dikirimkan. Ada konsep satu waktu tertentu  dengan preselected  path untuk semua traffic. Misalkan sebuah perusahaan dengan fasilitas di New York, Los Angles, Chicago dan Atlanta.  Dapat dibuat jaringan dari empat jalur telepon  membentuk sebuah loop (NY ke Chicago ke LA ke Atlanta ke NY). Sebuah pesan tiba di router NY dapat pergi ke LA melalui Chicago atau melalui Atlanta. jawaban  dapat kembali ke jalan lain.

Bagaimana sebuah router dapat membuat keputusan antara router dengan router? tidak ada jawaban yang benar. Traffic dapat dipetakan dengan algoritma “clockwise” (pergi ke NY ke Atlanta, LA ke chicago). Router dapat menentukan, mengirimkan pesan ke Atlanta kemudian selanjutnya ke ke Chicago. Routing yang lebih baik adalah dengan mengukur pola traffic dan mengirimkan data melalui link yang paling tidak sibuk.

Jika satu saluran telepon dalam satu jaringan rusak, pesan dapat tetap mencapai tujuannya melalui jalur yang lain. Setelah kehilangan jalur dari NY ke Chicago, data dapat dikirim dari NY ke Atlanta  ke LA  ke Chicago. Dengan begitu maka jalur akan berlanjut meskipun dengan kerugian performance menurun.

Perbaikan seperti ini merupakan bagian tambahan pada desain IP.

5. Masalah yang Tidak Diperiksa (Undiagnosed Problem)

Jika ada error terjadi, maka dilaporkan ke network authorities. Error tersebut harus dibenarkan atau diperbaiki. IP, didesain untuk dapat tahan dan kuat. Kehilangan node atau jalur adalah hal  biasa, tetapi jaringan harus tetap jalan. Jadi IP secara otomatis  menkonfigurasi ulang dirinya sendiri bila terjadi sesuatu yang salah. Jika banyak redundancy yang dibangun ke dalam sistem maka komuniksi tetap berlangsung dan terjaga. TCP dirancang untuk memulihkan node atau saluran yang gagal dimana propagasi routing table berubah untuk semua node router. Karena proses updating memerlukan waktu yang lama , TCP agak lambat untuk menginisiasi pemulihan.

6. Mengenai Nomor IP

Setiap perusahaan besar atau perguruan tinggi yang terhubung ke internet harus mempunyai level intermediet network. beberapa router mungkin dikonfigurasi untuk berhubungan dengan bebarapa department LAN. Semua traffic di luar organisasi dihubungkan dengan koneksi tunggal ke jaringan provider regional.

Jadi, pemakai akhir  dapat menginstall TCP/IP pada PC tanpa harus tahu jaringan regional . Tiga bagian informasi dibutuhkan :

Þ              IP address dibuat pada PC

Þ              Bagian dari IP address (subnet mask) yang membedakan mesin lain dalam LAN      yang sama (pesan dapat dikirim secara langsung ) dengan mesin-mesin di departemen lain atao dimanapun di seluruh dunia ( yang dikirimkan ke router mesin)

Þ              IP address dari router mesin yang menghubungkan LAN tersebut dengan dunia luar.

7.  Susunan TCP/IP protocol

Internet pada mulanya didesain dengan dua kriteria utama. Dua kriteria ini mempengaruhi dan membentuk hardware dan software yang digunakan sekarang. Kriteria  tersebut : Jaringan harus melakukan  komunikasi antara para peneliti di belahan dunia yang berbeda, memungkinkan meraka dapat berbagi dan berkomunikasi mengenai penelitian mereka satu sama lain. Sayangnya, riset memerlukan berbagai komputer dari beragam platform dan arsitektur jaringan yang berbeda untuk keperluan keilmuan. Maka untuk itu diperlukan protocol suite untuk dapat berhubungan dengan berbagai platforms hardware yang berbeda dan bahkan sistem jaringan yang berbeda. Lebih jauh lagi, network harus merupakan jaringan komunikasi yang kuat yang mempunyai kemampuan dapat bertahan dari serangan nuklir. Rancangan ini memebawa ke arah desentralisasi jaringan yang terdiri dari jaringan yang terpisah, lebih kecil, jaringan yang diisolasi yang mempunyai kemampuan otomatis bila diperlukan.

Layer menyediakan level abstrsaksi untuk software dan menaikkan kemampuan menggunakan kembali dan kebebasan platform. Layer-layer tersebut dimaksudkan untuk benar-benar terpisah dari satu sama lain dan juga independen. Layer tersebut tidak mengandalkan informasi detail dari layer yang lain. Arsitektur rancangan ini membuat lebih mudah untuk melakukan pemeliharaan karena layer dapat didesain ulang atau dikembangkan tanpa merusak integritas protokol stack.

TCP/IP protocol suite terdiri dari 4 layers: Applikasi, Transport, Internetwork, dan network interface. Layer tersebut dapat dilihat sebagai hirarki seperti di bawah ini :

Layer Applikasi adalah sebuah aplikasi yang mengirimkan data ke transport layer. Misalnya FTP, email programs dan web browsers.

Layer Transport bertanggung jawab untuk komunikasi antara aplikasi. Layer ini mengatur aluran informasi dan mungkin menyediakan pemeriksaan error. Data dibagi kedalam beberapa paket yang dikirim ke internet layer dengan sebuah header. Header mengandung alamat tujuan, alamat sumber dan checksum. Checksum diperiksa oleh mesin penerima  untuk melihat apakah paket tersebut ada yang hilang pada rute.

Layer Internetwork bertanggung jawab untuk komunikasi antara mesin. Layer ini meg-engcapsul paket dari transport layer ke dalam IP datagrams dan menggunakan algoritma routing untuk menentukan kemana datagaram harus dikirim. Masuknya datagram diproses dan diperiksa kesahannya sebelum melewatinya pada Transport layer.

Layer networks interface adalah level yang paling bawah dari susunan TCP/IP. Layer ini adalah device driver yang memungkinkan datagaram IP dikirim ke atau dari pisikal network. Jaringan dapaat berupa sebuah kabel, Ethernet, frame relay, Token ring, ISDN, ATM jaringan, radio, satelit atau alat lain yang dapat mentransfer data dari sistem ke sistem. Layer network interface adalah abstraksi yang memudahkan komunikasi antara multitude arsitektur network.

Komentar bertahan »

PROTOKOL

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.

Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan jangka panjang.

Sangat susah untuk menggeneralisir protokol dikarenakan protokol memiliki banyak variasi didalam tujuan penggunaanya. Kebanyakan protokol memiliki salah satu atau beberapa dari hal berikut:

  • Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer atau mesin lainnya.
  • Melakukan metode “jabat-tangan” (handshaking).
  • Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
  • Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
  • Bagaimana format pesan yang digunakan.
  • Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
  • Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya
  • Mengakhiri suatu koneksi.

Untuk memudahkan memahami Protokol, kita mesti mengerti Model OSI. Dalam Model OSI terdapat 7 layer dimana masing-masing layer mempunyai jenis protokol sesuai dengan peruntukannya.

Dalam membuat protokol ada tiga hal yang harus dipertimbangkan, yaitu efektivitas, kehandalan, dan Kemampuan dalam kondisi gagal di network.

Agar protokol dapat dipakai untuk komunikasi diberbagai pembuat perangkat maka dibutuhkan standarisasi protokol. Banyak lembaga dunia yang bekerja untuk standarisasi protokol. Yang saat ini banyak mengeluarkan standarisasi protokol yaitu IETF, ETSI, ITU, dan ANSI.

Komentar bertahan »

Penerapan IT di Smalven

Di SMAN 11 Surabaya penerapan IT-nya sangatlah bagus dikarenakan guru-guru TIKnya sangatlah berpengalaman. Misalkan saja Pak Ghofur dan Pak Edi yang selalu membantu anak-anak dalam pengerjaan tugas melalui internet. Dalam pengerjaan di lab kami di ajarkan untuk membuka Web SMAN 11 Surabaya yang bisa membantu kita untuk menemukan materi pembelajaran interaktif dalam web tersebut. Organisasi-Organisasi yang mempunyai blog berdasarkan pemahaman dari pembelajaran IT di smalven ini misalkan saja OSIS dan Komunitas PENITI. Mereka adalah sebagian kecil warga sekolah yang memanfaatkan pembelajaran IT di smalven ini.

Saya dan teman-teman sangatlah senang jika kami berada di lab smalven dikarenakan kami dapat bebas browsing internet secara gratis! hehehe…. Teman-teman saya yang memanfaatkam pembelajaran IT yang ada smalven ini misakan saja Sofia Dita(teman sebangku), Miftahul, Panji Intan, Kharisma, Deny, Septian, dan Luqman. Saya sangat berterima kasih atas bimbingan dari guru-guru TIK yang telah membimbing kami semua dan alhasil kami semua bisa mengoperasikan internet lebih mudah.

Komentar (1) »

BOJES AFI Sekarang AFI 2006 sudah mulai. Terus bagaimana kita2 bisa menonton aksi Bojes dkk lagi ( AFI 1,2,3,2005 ) ? Indosiar sangat pelit sekali sekarang. AFI 2006 sampai tidak ada tayangannya kalau dibandingkan dengan AFI 2005 AFI 2005 ditayangkan dalam berbagai program acara : · Diary Selangkah Lagi 1 jam setiap hari di PRIME TIME dari audisi sampai dapat 12 academia. · Konser 20 besar masing2 kota · Konser 5 besar masing2 kota · Konser pembentukan HIP-HOP · Konser perdana HIP-HOP · Konser eliminasi HIP-HOP 2 x seminggu · Konser perdana academia AFI 2005 · Konser eliminasi 1 x seminggu · Diary AFI 2005 1 jam setiap hari, tayangannya sangat menarik dan menghibur tentang keseharian academianya · Jelang Konser selama 1 jam setiap mo konser eliminasi · Kilas Konser 1-2 jam sehabis konser eliminasi · Konser bintang-bintang bersama T-FIVE, AB THREE, Projec Pop dan Lusi Rahmawati · Road to grand final · Grand final · Hasilnya di setiap konser AFI 2005, penonton selalu memenuhi gedung pertunjukkan karena setiap hari pencinta AFI merasa bersama dengan academia dengan melihat mereka di diary AFI sehingga mereka ingin ikut melihat nasib academia favoritnya di setiap konser eliminasi. · Ditambah lagi para academianya juga sangat pantas untuk dijadikan idola seperti : · Ajuna = sangat jantan dan bersuara sexy, · Dewa = yang awalnya sangat anggun dan feminine, · Yongky = dengan gelar dokternya, · Fibri = sebagai mbo jamu yang cantik dan centil, · Tika = jahil dan nakal serta mirip Agnes Monica, · Ridwar = jago koreo , · Tiwi = cantik sekali + childish + ada gossip dengan Bojes + pintar melawak · Luri = vokalnya sekelas Ruth Sahanaya · Anjar = komical dan kekanakan · Indri = sexy dan bersuara merdu · Ade = sang Golden boy · Bojes = sebagai bintangnya bintang AFI 2005 sangat besar pengaruhnya bagi kesuksesan AFI 2005. Apa semua menyadari, kalau semua penonton dan pemirsa dirumah sangat senang dengan penampilan Bojes di setiap konsernya. Dan di media cetak seperti majalah remaja KAWANKU dan tabloid GAUL, hanya Bojes yang selalu ada beritanya dan banyak ditanyakan sama penggemarnya. Apalagi kalau di acara off air, selalu saja Bojes yang dipanggil2 namanya sama penonton. AFI 2006 sangat minim acaranya : · Diary cuma ½ jam setiap hari di jam yang tidak semua orang dirumah jadi academianya tidak dikenal pemirsa yang dirumah · Duel konser yang jamnya sangat dibatasi. Sudah begitu diadakan di dua tempat membuat penonton tidak focus karena tayangannya dibagi 2. Penonton hanya melihat 1 x penampilan calon academia untuk menjadi academia. Tidak seperti konser HIP-HOP yang membuat penonton bisa melihat academia secara lebih dekat dan sering karena melihat penampilan mereka dikonser eliminasi HIP_HOP yang diadakan 2 x seminggu. · Tidak ada tayangan jelang konser dan kilas konser. · Pemirsa dirumah merasa asing dengan academia karena melihat mereka hanya di panggung ketika konser. Padahal untuk bisa menyukai dan mendukung academia yang bisa menjadi favoritnya, pemirsa dirumah perlu mengenal lebih dekat keseharian mereka dengan melihatnya di diary AFI. Tapi kalau diarynya saja di siang hari, gimana pecinta AFI yang kerja dan sekolah siang bisa melihat academia favoritnya.

Bojes bintang AFI 2005 dan AFI 2006 kurang greget

Sekarang AFI 2006 sudah mulai. Terus bagaimana kita2 bisa menonton aksi Bojes dkk lagi ( AFI 1,2,3,2005 ) ?
Indosiar sangat pelit sekali sekarang. AFI 2006 sampai tidak ada tayangannya kalau dibandingkan dengan AFI 2005
AFI 2005 ditayangkan dalam berbagai program acara :
· Diary Selangkah Lagi 1 jam setiap hari di PRIME TIME dari audisi sampai dapat 12 academia.
· Konser 20 besar masing2 kota
· Konser 5 besar masing2 kota
· Konser pembentukan HIP-HOP
· Konser perdana HIP-HOP
· Konser eliminasi HIP-HOP 2 x seminggu
· Konser perdana academia AFI 2005
· Konser eliminasi 1 x seminggu
· Diary AFI 2005 1 jam setiap hari, tayangannya sangat menarik dan menghibur tentang keseharian academianya
· Jelang Konser selama 1 jam setiap mo konser eliminasi
· Kilas Konser 1-2 jam sehabis konser eliminasi
· Konser bintang-bintang bersama T-FIVE, AB THREE, Projec Pop dan Lusi Rahmawati
· Road to grand final
· Grand final
· Hasilnya di setiap konser AFI 2005, penonton selalu memenuhi gedung pertunjukkan karena setiap hari pencinta AFI merasa bersama dengan academia dengan melihat mereka di diary AFI sehingga mereka ingin ikut melihat nasib academia favoritnya di setiap konser eliminasi.
· Ditambah lagi para academianya juga sangat pantas untuk dijadikan idola seperti :
· Ajuna = sangat jantan dan bersuara sexy,
· Dewa = yang awalnya sangat anggun dan feminine,
· Yongky = dengan gelar dokternya,
· Fibri = sebagai mbo jamu yang cantik dan centil,
· Tika = jahil dan nakal serta mirip Agnes Monica,
· Ridwar = jago koreo ,
· Tiwi = cantik sekali + childish + ada gossip dengan Bojes + pintar melawak
· Luri = vokalnya sekelas Ruth Sahanaya
· Anjar = komical dan kekanakan
· Indri = sexy dan bersuara merdu
· Ade = sang Golden boy
· Bojes = sebagai bintangnya bintang AFI 2005 sangat besar pengaruhnya bagi kesuksesan AFI 2005. Apa semua menyadari, kalau semua penonton dan pemirsa dirumah sangat senang dengan penampilan Bojes di setiap konsernya. Dan di media cetak seperti majalah remaja KAWANKU dan tabloid GAUL, hanya Bojes yang selalu ada beritanya dan banyak ditanyakan sama penggemarnya. Apalagi kalau di acara off air, selalu saja Bojes yang dipanggil2 namanya sama penonton.
AFI 2006 sangat minim acaranya :
· Diary cuma ½ jam setiap hari di jam yang tidak semua orang dirumah jadi academianya tidak dikenal pemirsa yang dirumah
· Duel konser yang jamnya sangat dibatasi. Sudah begitu diadakan di dua tempat membuat penonton tidak focus karena tayangannya dibagi 2. Penonton hanya melihat 1 x penampilan calon academia untuk menjadi academia. Tidak seperti konser HIP-HOP yang membuat penonton bisa melihat academia secara lebih dekat dan sering karena melihat penampilan mereka dikonser eliminasi HIP_HOP yang diadakan 2 x seminggu.
· Tidak ada tayangan jelang konser dan kilas konser.
· Pemirsa dirumah merasa asing dengan academia karena melihat mereka hanya di panggung ketika konser. Padahal untuk bisa menyukai dan mendukung academia yang bisa menjadi favoritnya, pemirsa dirumah perlu mengenal lebih dekat keseharian mereka dengan melihatnya di diary AFI. Tapi kalau diarynya saja di siang hari, gimana pecinta AFI yang kerja dan sekolah siang bisa melihat academia favoritnya.
· Hasilnya semakin sedikit orang yang mengenal academia AFI 2006. Dan ini terlihat di acara konser perdana AFI 2006. Penontonnya sangat sepi dan sedikit sekali, tidak seheboh AFI 2005 yang ketika Konser 20 besar di masing-masing kota saja sudah terlihat antusiasnya penonton yang datang. Dan untuk konser HIP-HOP eliminasi yang diadakan 2 x seminggu, penontonnya tetap saja penuh dan banyak.
Di acara konser perdana AFI 2006 ada Bojes di panggung, tapi kenapa Bojes tidak tampil menyanyi? Atau pas Bojes tampil, tidak ditayangkan live ya? Tuh kan males jadinya nonton AFI sekarang.
Memang sih, AFI 2006 baru saja bergulir, tapi kami merasa gregetnya sangat berkurang. Padahal sebagai pecinta reality show di Indosiar, kami sudah merasa senang dengan adanya AFI dan menjadi pecinta setia tanpa menoleh lagi ke program acara sejenis di TV lain. Tapi melihat manajemen AFI 2006 sekarang, kami merasa sangat kehilangan tontonan yang menarik dan sarat dengan hiburan.
Kami sangat-sangat kecewa sekali, tapi kami tetap tidak bisa ke lain TV lagi, kami hanya berharap Indosiar dan manajemen AFI 2006 bisa lebih memperhatikan pecinta setianya dengan program2 yang lebih baik lagi.
Pliss!! AFI 2005 sudah OK sekali. Jangan sampai kami semua meninggalkan AFI dan Indosiar serta GAUL, karena tidak ada lagi yang menarik untuk dicari dan ditonton lagi.
Satu lagi, sebagai pecinta AFI, kemarin kami masih bisa melihat bintang2 AFI 1,2,3 dan 2005 ( terutama Bojes ) di sela2 duel konser AFI 2006. Sekarang kalau AFI 2006 sudah dimulai, kapan lagi kami bisa melihat bintang2 AFI yang lain lagi?
Indosiar, tolong donk diadakan konser2 dengan menampilkan bintang2 AFI. Kan pecinta setia AFI sangatlah banyak dan harus tetap dijaga jangan sampai pindah ke lain TV.
Tolong diperhatikan sebagai bahan pertimbangan dan perbaikan program di Indosiar ‘ TV milik kita bersama’ beserta media patner lainnya. Karena GAUL pasti juga akan kena imbasnya kalau AFI 2006 tidak seheboh AFI 2005. Pembaca tabloid pasti juga males beli karena tidak ada berita yang membuat penasaran dan academia yang ingin dilihat biodatanya.google

Komentar (1) »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Komentar (1) »